• Rabu, 10 Agustus 2022

Dampak Badai Rossby Ekuator di NTT, Kabupaten TTS Terparah dan Kini Berstatus Tanggap Darurat

- Senin, 4 Juli 2022 | 20:55 WIB
kolase foto dampak badai Rossby Ekuator di NTT, Kabupaten TTS yang kini status tanggap darurat  (Rajawalinews/facebook )
kolase foto dampak badai Rossby Ekuator di NTT, Kabupaten TTS yang kini status tanggap darurat (Rajawalinews/facebook )

Rajawalinews- Dampak dari badai Rossby Ekuator yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa hari belakangan membuat pemerintah kabupaten TTS (Timor Tengah Selatan)menetapkan status tanggap darurat.

Gelombang Rossby Ekuator atau badai Rossby Ekuator  yang melanda NTT khususnya di wilayah kabupaten TTS sejak Kamis 29 juni 2022 lalu adalah yang terparah sehingga memaksa Pemkab Kabupaten TTS tetapkan status tanggap darurat.

Baca Juga: 3000 KK di Malaka Dihantam Badai Rossby. BPBD: Warga Malaka Tidak Mengungsi, Korban Jiwa Nol

Akibat badai Rossby Ekuator yang melanda kabupaten TTS Propinsi NTT dilaporkan setidaknya dua warga menjadi korban dan satu lainnya hilang dan belum ditemukan.

Dampak badai Rossby Ekuator memicu cuaca ekstrem di wilayah NTT, Kamis lalu terjadi sekitar pukul 23.00 WITA. dan di kabupaten TTS, sejumlah wilayah diterjang angin kencang, banjir dan tanah longsor yang terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi berdurasi lama.

Intensitas hujan yang tinggi dengan durasi lama membuat ketinggian debit air pada saat terjadi banjir berkisar antara 150 sentimeter. Warga terdampak pun memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Baca Juga: Simak Prakiraan Tinggi Gelombang Laut Dari BMKG 30 Juni - 7 Juli 2022

Situasi demikian membuat Pemkab Timor Tengah Selatan menetapkan bahwa selama 14 hari ke depan terhitung sejak Minggu 3 juli kemarin kabupaten TTS berstatus tanggap darurat.

"Pemerintah daerah setempat telah menetapkan status tanggap darurat hingga 14 hari ke depan," terang Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB melalui keterangan tertulisnya, Senin 4 Juli 2022.

Halaman:

Editor: Gregorius Luan

Sumber: BNPB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X