Diduga Dana Aspirasi UPPO Yang Dikelola Ketua Partai PDIP di Belu Sarat Aroma Korupsi Berjamaah

- Rabu, 11 Mei 2022 | 12:33 WIB
Ilustrasi Dana aspirasi UPPO untuk kelompok tani di Belu yang diduga dikorupsi secara berjamaah  (Tangkapan Layar/Youtube.com)
Ilustrasi Dana aspirasi UPPO untuk kelompok tani di Belu yang diduga dikorupsi secara berjamaah (Tangkapan Layar/Youtube.com)

Rajawalinews - Dana aspirasi UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik) 2019 lalu yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(APBN) berupa bantuan dana aspirasi untuk kelompok tani di Belu yang diduga dikelola Ketua Partai PDIP di Belu, diduga sarat aroma korupsi berjamaah.

Bantuan dana aspirasi UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik) untuk kelompok tani di Belu yang diduga sarat aroma korupsi berjamaah dimaksud adalah hasil aspirasi atau kerjasama dari Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) Ansy dengan Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian.

Baca Juga: MIRIS! Satu Lagi Siswi SMP Asal Belu Diperkosa Oleh Seorang Pria Bejat Sejak 2020

Pantauan tim media ini, dana aspirasi UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik)  untuk wilayah Kabupaten Belu terdapat setidaknya 13 kelompok tani di Belu

Dari hasil penelusuran, program yang seharusnya memberikan dampak positif bagi kelompok tani di Belu ini malah sarat aroma korupsi berjamaah oleh beberapa oknum yang diduga mengurus bantuan Dana Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) di Kabupaten Belu.

Dugaan korupsi dana aspirasi UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik) tersebut diduga melibatkan beberapa oknum pengurus partai dan oknum Mantri Tani serta pengurus kelompok tani di Kabupaten Belu.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Belu Masuk Tahap Penyidikan

Dana bantuan yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat petani dan peternak tersebut diduga berjalan tidak sesuai dengan petunjuk teknis yang ditetapkan.

Dugaan korupsi Dana aspirasi Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) yang diperuntukkan bagi masyarakat dalam bentuk kelompok ini kemudian menyeret juga nama oknum Mantri Tani berinisial AMK dan nama oknum pengurus partai serta pengurus kelompok tani di Belu.

Halaman:

Editor: Gregorius Luan

Sumber: Rajawalinews.id/Tim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rara, Si Pawang Hujan Jadi Cover Komik

Selasa, 29 Maret 2022 | 11:29 WIB
X