• Rabu, 7 Desember 2022

WN Libya Marah di Bareskrim Polri Sebut Diperas Brigjen Agus Suharmoko di Kasus Selai

- Selasa, 22 November 2022 | 01:21 WIB
WN Libya, Tarek dan Brigjen Agus Suharmoko (Kolase RN)
WN Libya, Tarek dan Brigjen Agus Suharmoko (Kolase RN)

RajawalinewsTarek Aa Abulgasem, Warga Negara Libya ketika di gedung Bareskrim Polri dan menyebut dirinya diperas Brigjen Agus Suharmoko dalam kasus dugaan penipuan selai.

Tarek mengatakan mulanya perusahaannya di Libya memesan selai dengan ukuran 170 gram dari PT AW, tetapi pihaknya menerima selai berukuran 150 gram.

Baca Juga: Usai Josua Dibunuh PC Kendalikan transferan, Gaji Josua 10 Tahun Kerja Wajar Rp200 juta

Kedua kaleng baik 170 maupun 150 gram sepintas terlihat sama namun kata Tarek setelah ditimbang tak sama atau kurang dari yang ukuran yang dipesan.

"Produk Morin ini saya belanja dari mereka dari tahun 2018 sekitar 1 juta dollar. Terus saya beli dari mereka 170 gram. Dia kasih saya 150 gram. Ini yang jual di sini 150. Yang ditulis di sini 170. Pas saya timbangkan, itu kurang 20 gram. Itu penipuan enggak?" kata Tarek di Mabes Polri, Senin 21 November 2022 sebagaimana dilansir dari Kompas.com.

Baca Juga: Sopir Ambulans Angkut Mayat Josua Disebut Saksi Pertama Kasus Sambo yang Jujur

Kasus dugaan penipuan selai tersebut terjadi pada 2021 dan telah dilaporkan Tarek ke Dittipidum Bareskrim Polri dengan LP bernomor LP/B/0672/XI/2021/SPKT/Bareskrim Polri per tanggal 4 November 2021.

Pihak yang dilaporkan Tarek adalah Hadi Januar Bambang Sutanto atas dugaan tindak pidana penipuan/perbuatan curang dan/atau tindak pidana perlindungan konsumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP Jo Pasal 8 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Baca Juga: Tarif Masuk Ke TN Komodo 3,7 Juta Langgar Aturan, Menteri LHK Surati Gubernur NTT

Jelas Tarek pada 28 Oktober 2022, laporan Tarek justru disetop polisi dengan alasan tidak ditemukan peristiwa pidana.

Halaman:

Editor: Januarius Pareira

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X