Nama di KTP Tak Boleh 1 Kata, Tanpa Gelar dan Harus Mudah Dibaca

- Senin, 23 Mei 2022 | 18:21 WIB
Kemendagri keluarkan aturan baru pembuatan KTP. (YP)
Kemendagri keluarkan aturan baru pembuatan KTP. (YP)

Rajawalinews -  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan aturan baru untuk pencatatan nama di Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Mulai saat ini nama tiap orang tidak boleh hanya satu kata, tidak boleh mencantumkan gelar juga mengunakan nama yang mudah dibaca.

Aturan terbaru Kemendagri ini tertuang lewat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama Pada Dokumen Kependudukan.

Pencatatan nama identitas warga di Kartu Keluarga (KK) hingga E-KTP wajib memiliki paling sedikit dua kata dan tak boleh disingkat.

Baca Juga: Sri Mulyani Meninggal Dunia

Aturan ini ditetapkan pada 11 April 2022 dan telah diundangkan pada 21 April 2022 oleh Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Benny Riyanto.

"Tata cara pencatatan nama pada dokumen kependudukan dilarang disingkat, kecuali tidak diartikan lain," demikian bunyi pasal 5 ayat 3 poin a.

Pasal 4 ayat 2 aturan itu juga mengatur kaidah pencatatan nama pada dokumen kependudukan. Antara lain yakni, mudah dibaca, tidak bermakna negatif, dan tidak multitafsir; jumlah huruf paling banyak 60 huruf termasuk spasi; dan jumlah kata paling sedikit dua kata.

Baca Juga: Eksepsi Randy Ditolak, Hakim Minta JPU Hadirkan Saksi di Persidangan Berikutnya

"Jumlah huruf paling banyak 60 huruf termasuk spasi; dan jumlah kata paling sedikit dua kata," bunyi poin b dan c Pasal 4 ayat 2 Permendagri yang dilansir Rajawalinews dari web Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Halaman:

Editor: Januarius Pareira

Sumber: Kementrian Dalam Negeri RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kartini: Pendekar Kebaya atau Sastra?

Kamis, 21 April 2022 | 15:34 WIB

Pendaftaran CPNS 2022 Akan Dibuka 2 Hari Lagi

Kamis, 7 April 2022 | 17:55 WIB
X