• Sabtu, 1 Oktober 2022

Penyidik Polres Belu Tetapkan 4 Tersangka Penganiayaan dan Pengeroyokan di Pesta Nikah, Ini Ancaman Pidananya

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 21:03 WIB
Kasatres Polres Belu, Sujud Alif Yulamlam. Polisi tetapkan tersangka penganiayaan dan pengeroyokan saat pesta nikah di Halifehan (Rajawalinews)
Kasatres Polres Belu, Sujud Alif Yulamlam. Polisi tetapkan tersangka penganiayaan dan pengeroyokan saat pesta nikah di Halifehan (Rajawalinews)

Rajawalinews - Penyidik Reskrim Polres Belu resmi menetapkan 4 tersangka tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan pada pesta pernikahan di Halifehan, Kelurahan Tenukiik Kecamatan Kota Atambua pada Jumat 29 Juli 2022 lalu.

Ke 4 tersangka dijerat pasal KUHP yang berbeda dengan ancaman pidana 10 dan 7 tahun.

Baca Juga: Randy Badjideh Menangis Menyesal dan Minta Maaf di Persidangan, Netizen: Air Mata Buaya, Manusia Munafik!

Penetapan tersangka ini usai gelar pekara merujuk  pada pemeriksaan para saksi oleh penyidik dan hasil visum et repertum dari korban.

Adapun 4  yaitu oknum anggota Brimob, Tino Welu (TW), Frederikus Yoseph Siku alias Edi (E) dan 2 rekannya.

Baca Juga: Pentingnya Pasangan Selalu Berhubungan Intim Sebelum Tidur Malam Hari

"Setelah gelar perkara dan visum yang telah keluar, kita resmi tetapkan tersangka. Untuk laporan penganiayaan yang dilaporkan Frederikus Siku yakni Tino Welu, yang merupakan oknum anggota Brimob, Atambua. Sementara laporan pengeroyokan yang dilayangkan Tino Welu, kita tetapkan tiga tersangka yakni Frederikus Siku, Roi dan Rimex,” ujar Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Sujud Alif Yulamlam, Selasa 2 Agustus 2022.

Baca Juga: Peringatan 139 Tahun Penyebaran Gereja Katolik Timor dan Prosesi Nai Feto Lalean di Paroki Atapupu

Dijelaskan Sujud, Reskrim menerima laporan penganiayaan maupun pengeroyokan ini pada hari yang sama yaitu Sabtu 30 Juli 2022.

Menurut Sujud, tersangka penganiayaan, Tino Welu akan dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHP jo UU Darurat 12 tahun 1951 tentang kepemilikan sajam dengan ancaman 10 tahun penjara.

Halaman:

Editor: Januarius Pareira

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X